Penutupan Layanan CBN Cable Internet (Wed, Jun 4 2014)
  NEWS | TECH |TRAVEL |SHOPPING |ENTERTAINMENT |HEALTH |MAN |WOMAN| MAP |  
 
Hot Topic | Showbiz News | Hang Out | E-Cards | Review | Horoscopes | Clubbing
 
   
Album Review  
 






Sophie Navita: Sophie
Album Review Mon, 02 May 2011 15:54:00 WIB


Setelah menelurkan album debutnya Filosophie (2009), tahun ini Sophie Navita kembali dengan album kedua. Diberi judul sesuai namanya, Sophie, album ini menawarkan Janji sebagai single jagoan. Peran sang suami, Pongki Barata, masih terasa kuat.

Kedelapan lagu yang ada di album ini diciptakan sendiri oleh Sophie, kecuali Cinta di Hatimu dan Kita Punya Cinta, yang diciptakannya bersama Pongki. Single jagoannya, Janji, pun lahir dari tangan Sophie. Bertutur tentang wanita yang mau aja pacaran (dan setia pula) dengan cowok yang hobi membohonginya, Sophie mengaku lagu itu terinspirasi dari pengalaman pribadi beberapa orang yang dekat dengannya.

Penyanyi yang lebih dikenal sebagai presenter itu mengaku bekerjasama dengan suami bukan hal baru. Selain berperan sebagai pendamping hidup, Pongki juga ditempatkan Sophie sebagai teman setia dan kawan berdebat dalam berbagai hal, terutama soal pekerjaan.

Seperti apa lagu-lagu dalam Sophie (2011) rilisan Nagaswara ini?

Sophie dibuka oleh Janji, single pertama yang menurut saya liriknya 'nggak banget'. Iramanya lumayan catchy sih, tapi liriknya itu, lho. Barangkali inilah wujud kompromi Sophie terhadap industri musik lokal yang sedang gandrung dengan lirik 'tak berdaya' seperti ini.

Kau Tak Seperti Dia menampilkan irama pop rock modern. Liriknya menjelaskan kepada kita bahwa terkadang apa yang terlihat indah, ternyata tak seperti kenyataannya. Khusus untuk lagu ini, Baim (The Dance Company)-lah yang menjadi produser dan membantu Sophie untuk membangun fondasi lagu ini dari awal sampai akhir.

Di Hari Ini, nomor slow manis yang menampilkan kolaborasi duet pertama Sophie dengan Pongki. Kolaborasi selanjutnya tampak pada Cinta di Hatimu, lagu pertama ciptaan Sophie dan Pongki. Lagu kedua yang diciptakan pasutri yang kompak ini berjudul Kita Punya Cinta, yang dengan agak berlebihannya ditaruh persis setelah Cinta Di Hatimu. Too much sweetness in one album can cause diabetes, don't you think?

Tapi entah kebetulan atau tidak, lagu yang digarap Sophie dengan sang suami, memiliki atmosfer manis dan romantis, yang terwujud mulai dari komposisi lagu hingga lirik. Seperti lirik "Semua yang kutahu/ semua yang kurasakan/ tak bisa seperti cinta di hatimu" pada Cinta di Hatimu dan "Jangan takut hadapi semua/ angin badai di depan sana/ karena cinta bisa menjaga, kita punya cinta" pada Kita Punya Cinta.

Lirik unik juga bisa ditemukan pada Bukan Perempuan Rata-Rata. Lagu ini menceritakan perasaan seorang perempuan yang tak ingin dipandang sebelah mata oleh laki-laki. Diproduseri oleh Tyo Adrian, pemain bass dan produser handal yang pernah membantu band Jikustik (dalam lagu Selamat Malam Dunia), Sophie mengistilahkan perempuan dalam lagunya ini sebagai perempuan yang menunjukan kelas.

Sophie diproduseri oleh Sophie Navita dan Pongki Barata, serta melibatkan sejumlah musisi sebagai pendukung: Baim, Tyo Adrian, Henry Budidharma, dan Tommy Widodo. Judul Sophie dipilih Sophie sebagai judul album karena maknanya yang dalam, yaitu 'wisdom' atau kebijaksanaan. (put)

Track list:
1. Janji
2. Kau Tak Seperti Dia
3. Di Hari Ini
4. Cinta di Hatimu
5. Kita Punya Cinta
6. Malu Aku
7. Di Dalam Hatiku
8. Bukan Perempuan Rata-Rata

Recommended track:
1. Di Hari Ini
2. Cinta di Hatimu
3. Kita Punya Cinta

Sumber: CBN




Other articles

BLP (Barry Likumahuwa Project): Generasi Synergy
Fri, 15 Apr 2011 14:37:00 WIB
AA (Anang-Ashanty)
Fri, 08 Apr 2011 15:26:00 WIB
Ad Astra Per Aspera Beranjak Dewasanya Pee Wee Gaskins
Wed, 30 Mar 2011 11:21:00 WIB

 

 
Indosiar.com Warner lensaindonesia.com The Globe Journal
 
 
452


miliar rupiah dikabarkan nilai cincin kawin yang akan dikenakan oleh Kate Middleton


(daily mail)


 
Horoscopes
 

Kegiatan favorit Anda saat ini adalah melanglang buana, kemana saja kaki membawa Anda melangkah.


read more...