Penutupan Layanan CBN Cable Internet (Wed, Jun 4 2014)
  NEWS | TECH |TRAVEL |SHOPPING |ENTERTAINMENT |HEALTH |MAN |WOMAN| MAP |  
 
Hot Topic | Showbiz News | Hang Out | E-Cards | Review | Horoscopes | Clubbing
 
   
Album Review  
 




Album 'Visions' - Grimes: Ketika Aneh adalah Normal
Album Review Thu, 21 Jun 2012 15:34:00 WIB


Yarra Aristi - detikhot

Jakarta - Awal 2012 muncul album ketiga dari musisi asal Vancouver, Kanada bernama Claire Boucher (terkenal dengan nama Grimes). Ia musisi, penyanyi, juga sutradara video klip. Musiknya terdengar seperti musik-musik laptronica yang memboyong semua kemungkinan sound yang ada. Sebuah percampuran yang unik antara electro-pop, bubbly pop, new age, juga modern rock.

Boucher seolah mencampur segala sound yang ia miliki, bernyanyi seperti bayi gila, kadang nyanyiannya terdengar ethereal dan cantik, namun bagaimanapun hasil akhirnya terdengar baik-baik saja di telinga. Mengapa saya katakan ia bernyanyi seperti bayi gila? Coba simak lagu 'Eight'. Apabila tidak didukung oleh beat yang keren dan lapisan vokal yang menggema di mana-mana, ada tendensi untuk ingin segera berhenti mendengarkan lagu ini dan membuang music player Anda jauh-jauh.

Lagu-lagu yang mungkin masih terdengar indah dan normal mungkin adalah 'Genesis', 'Oblivion', 'Symphonia IX (My Wait is U)', dan 'Nightmusic'. Lagu-lagu tersebut masih terasa bahwa salah satu pengaruh terbesar Grimes adalah dari Cocteau Twins. Beberapa kunci ramuan bermusik Grimes hingga terdengar masih masuk akal adalah tatanan musik yang athmospheric dan beat tajam yang intens menghujam.

Tabloid musik NME pernah mengutip kalimat darinya dari sebuah wawancara. Claire Boucher mengatakan bahwa ketidakmampuannya memainkan musik merupakan aset terbesar yang ia punya. “Saya selalu mencoba meniru apapun, lalu gagal tapi akhirnya saya malah menghasilkan sesuatu yang sangat berbeda,” ucapnya. Begitu mendengarkan lagu 'Visions', terbersit di benak saya, “Benar juga pernyataan perempuan itu.”

Grimes memberikan definisi kata aneh menjadi sesuatu yang normal, bahkan ramuan musik yang ia ciptakan terasa sangat hip. Dicurigai akan menjadi favorit baru di kalangan hipster.

Yarra Aristi pernah bekerja sebagai wartawan musik di dua majalah musik terkenal. Kini penyiar dan music director di sebuah stasiun radio swasta terkenal di Jakarta.

(mmu/mmu)

Sumber: detikhot




Other articles

Album 'MDNA': Sisa-sisa Emosi Madonna
Fri, 15 Jun 2012 15:15:00 WIB
'Ghostory' - School of Seven Bells: Album Elektronik Shoegaze yang Menggemaskan
Fri, 11 May 2012 15:09:00 WIB
'Love After War' - Robin Thicke: Untuk Anda yang Butuh Suasana Sensual
Fri, 20 Apr 2012 16:23:00 WIB

 

 
Seven Music Indonesia SuaraMerdeka lensaindonesia.com Gatra
 
 
452


miliar rupiah dikabarkan nilai cincin kawin yang akan dikenakan oleh Kate Middleton


(daily mail)


 
Horoscopes
 

Fokuskan pikiran pada apa yang Anda tuju di akhir tahun ini.


read more...